Taman Mini Indonesia Indah atau TMII adalah tempat seru di Jakarta yang punya banyak atraksi menarik buat dikunjungi. Banyak orang Jakarta suka ke sana buat liburan.

TMII itu di Jakarta Timur, di Jalan Taman Mini Indonesia Indah, Ceger. Kalau kamu mau liburan di akhir pekan atau saat cuti, coba deh kunjungi Taman Mini Indonesia Indah.

Pada tanggal 1 September 2023, Taman Mini Indonesia Indah resmi di buka lagi setelah di renovasi sejak Januari 2022. Nah, gimana sih penampakan baru dari Taman Mini Indonesia Indah sekarang?

Yuk, simak ulasan tentang Taman Mini Indonesia Indah!

Sejarah Taman Mini Indonesia Indonesia

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) adalah tempat liburan yang dulunya adalah ide dari Ibu Tien Soeharto, istri dari Presiden Soeharto. Ide ini muncul setelah Presiden Soeharto bicara tentang pembangunan yang seimbang pada tahun 1971.

Pada tanggal 13 Maret 1970, Ibu Tien memperkenalkan gagasan TMII dalam rapat Yayasan Harapan Kita di Jakarta. Kemudian, ide ini diungkapkan lagi di depan semua gubernur, bupati, dan walikota Indonesia pada tanggal 30 Januari 1971 di Istana Negara.

Pembangunan TMII dimulai pada tahun 1972 di Jakarta Timur, di atas lahan seluas sekitar 150 hektare. Meski tanahnya agak berbukit, ini sejalan dengan rencana perancangnya. Mereka menggunakan perbedaan ketinggian untuk membuat lanskap yang indah, mencerminkan berbagai lingkungan di Indonesia.

Salah satu bagian penting dari TMII adalah Danau Archipelago, yang menampilkan miniatur kepulauan Indonesia. Di sekitar danau ini, ada paviliun dari setiap provinsi Indonesia pada tahun 1975. Setiap paviliun menampilkan rumah adat, barang-barang budaya, pakaian tradisional, tarian, dan adat istiadat daerahnya.

TMII resmi dibuka oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 April 1975 dengan nama Taman Mini “Indonesia Indah”. Itu menjadi tempat yang menarik bagi banyak orang untuk belajar tentang keberagaman budaya Indonesia.

Baca juga:  Situ Patenggang: Danau Menakjubkan Ini Ada di Bandung

Harga Tiket Masuk Taman Mini Indonesia Indonesia

Berikut adalah daftar harga tiket masuk dan wahana di Taman Mini Indonesia Indah:

  • Tiket Masuk Wisata: Rp. 25.000
  • Museum Pusaka: Rp. 15.000
  • Museum Asmat: Rp. 15.000
  • Dunia Air Tawar dan Dunia Serangga: Rp. 35.000
  • Taman Burung: Rp. 30.000
  • Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptilia: Rp. 25.000

Selain itu, ada biaya tambahan untuk parkir kendaraan wisata, yaitu:

  • Motor: Rp. 10.000
  • Mobil: Rp. 15.000
  • Bus Wisata: Rp. 35.000

Perlu di ingat bahwa harga tiket masuk dan retribusi tambahan bisa berubah sewaktu-waktu.

Jam Buka Taman Mini Indonesia Indonesia

Taman Mini Indonesia Indah Jakarta buka setiap hari dari jam 06.00 pagi hingga 18.00 sore WIB. Ini memberi Anda waktu yang cukup untuk menikmati semua fasilitas dan keindahan yang ada.

TMII adalah tempat yang bagus untuk bersenang-senang dengan orang-orang terdekat Anda, mulai dari teman, pasangan, hingga keluarga. Lebih baik datang saat hari biasa untuk menikmati suasana yang lebih tenang dan sepi dari pengunjung. Namun, jika ingin berkunjung di akhir pekan, di sarankan datang pagi-pagi agar bisa menikmati suasana yang masih sejuk dan segar.

10 Spot Menarik di Taman Mini Indonesia Indonesia

Taman Mini Indonesia Indah tidak hanya menampilkan kebudayaan dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga menyajikan berbagai wahana seru lainnya. Apa saja wahana yang ada di Taman Mini? Yuk, kita lihat lebih detail di bawah ini:

Anjungan Daerah

Di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), salah satu hal menariknya adalah tempat yang di sebut Anjungan Daerah. Di sini, Anda bisa melihat miniatur bangunan dan rumah adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Anjungan Daerah ini menampilkan kebudayaan dari 33 provinsi di Indonesia. Masing-masing daerah di tampilkan dengan bangunan tradisional, pakaian adat, tarian, dan tradisi khasnya.

Bangunan-bangunan Anjungan Daerah ini di bangun di sekitar danau yang mewakili kepulauan Indonesia. Mereka dibagi menjadi enam area tema: Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku, serta Papua.

Baca juga:  Dago Bandung, Berikut Wisata-Wisata Terkenalnya

Setiap anjungan menampilkan bangunan khas dari daerahnya sendiri. Anjungan Daerah adalah tempat yang bagus untuk dikunjungi bersama anak-anak, karena mereka bisa belajar tentang berbagai suku dan budaya dari seluruh Indonesia.

Istana Anak-anak Indonesia (IAAI)

Istana Anak-anak Indonesia (IAAI) adalah bangunan seperti istana yang terinspirasi dari dongeng Cinderella. Di sini, anak-anak bisa bermain sambil belajar tentang kebudayaan Indonesia.

Bangunan utamanya disebut Graha Widya Tama, yang memiliki empat lantai dengan ruang terbuka di lantai dua. Bangunan ini punya dua sayap dan satu menara tinggi, yang melambangkan anak laki-laki dan perempuan bekerja sama untuk mencapai prestasi. Gedung ini di resmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 April 1986.

Ada banyak wahana di dalam istana ini, seperti kereta api kelinci, mandi bola, kolam renang sendang sejodo, monorail, roda tamasya, pesawat capung, ATV Motor, dan kapal ayun. Juga ada pameran wayang dan permainan tradisional anak.

Teater Imax Keong Mas

Teater Imax Keong Mas adalah gedung teater yang berbentuk seperti keong mas besar. Di sini, film-film khusus di putar dengan teknologi canggih. Gedung ini diusulkan oleh Ibu Tien Soeharto dan dibuka pada tanggal 20 April 1984. Tujuannya adalah memberikan kesempatan kepada anak-anak Indonesia untuk belajar tentang kekayaan alam dan budaya negara melalui film-film yang di tayangkan.

Dengan ukuran bangunan yang besar, teater ini bisa menampung sekitar 400 hingga 500 penonton dalam satu kali pertunjukan. Penonton bisa duduk di dalam keong dan menikmati pertunjukan dari berbagai sudut dengan pandangan yang baik.

Taman Legenda Keong Emas

Taman Legenda Keong Emas adalah taman hiburan yang menyajikan wahana-wahana klasik. Di sini, ada 14 museum yang menampilkan berbagai tema, seperti ilmu pengetahuan, budaya, dan teknologi.

Museum-museum ini beragam, mulai dari museum tentang transportasi, keprajuritan, perangko Indonesia, pusaka, telekomunikasi, IPTEK, Timor Timur, hingga museum Al-Qur’an.

Sky World Indonesia

Sky World Indonesia, juga dikenal sebagai eduwisata antariksa, adalah tempat rekreasi edukatif yang fokus pada tema antariksa dan aeronautika. Tujuan dari tempat wisata ini adalah untuk memberikan pendidikan kepada generasi muda Indonesia tentang pengetahuan mengenai antariksa, aeronautika, dan teknologi terkait. Semua pengetahuan ini disajikan dengan cara yang menarik agar pengunjung tertarik dan terpikat.

Baca juga:  Chinatown Bandung: Berikut Daya Tarik Utamanya

Dunia Air Tawar

Dunia Air Tawar adalah tempat rekreasi yang menampilkan koleksi tentang “Indonesia dan Dunia Air Tawar.” Taman ini terutama terdiri dari berbagai jenis akuarium dan berfungsi sebagai tempat untuk bersenang-senang, belajar, melakukan penelitian, melindungi alam, dan menyajikan atraksi. Lokasinya berada di bagian selatan area TMII, di antara Museum Serangga dan Taman Bunga Keong Emas.

Bangunannya berwarna hijau air dan memiliki dua lantai dengan total luas sekitar 5.500 meter persegi. Wahana ini terletak di tepi danau buatan yang membentuk lingkaran air tawar.

Taman Burung

Wahana Taman Burung berada di bagian belakang atau timur TMII, dekat dengan PP IPTEK dan Museum Migas Graha Widya Patra. Di sini, Anda bisa menemukan koleksi burung yang paling lengkap di Indonesia. Ada sekitar 175 jenis burung dengan ribuan ekor, berasal dari berbagai wilayah Indonesia.

Taman Burung dilengkapi dengan fasilitas karantina untuk memisahkan burung yang sakit dan memberikan mereka perawatan yang diperlukan.

Skylift Taman Mini Indonesia Indonesia

Saat mengunjungi Taman Mini, jangan lewatkan kesempatan untuk naik kereta gantung atau skylift.

Skylift TMII menghubungkan beberapa titik penting di dalam kompleks TMII, memiliki tiga stasiun: A, B, dan C. Biasanya, rute skylift meliputi perjalanan dari pintu masuk utama ke Pintu Gerbang Utama, melewati Danau Indah, dan Anjungan Daerah.

Selama naik skylift TMII, Anda bisa menikmati pemandangan indah dari atas, melihat miniatur peta Indonesia di atas danau, serta pemandangan TMII dari ketinggian. Untuk naik skylift, Anda perlu membeli tiket seharga Rp50.000 per orang, dengan kapasitas maksimal 4 orang per kereta gantung.

Museum Fauna Indonesia ‘Komodo’

Jika di tanya tentang apa yang ada di Taman Mini, maka salah satu jawabannya adalah Museum Fauna Indonesia ‘Komodo’. Museum ini fokus pada satwa-satwa Indonesia, baik yang masih hidup maupun yang telah di awetkan.

Keunikan museum ini adalah bangunannya yang menyerupai Komodo, hewan langka yang di lindungi di Indonesia. Pameran di museum ini di kelompokkan berdasarkan persebaran geografisnya, mulai dari barat ke timur dan dari pantai ke pegunungan, untuk menunjukkan habitat asli satwa-satwa Indonesia.

Kuliner Nusantara Taman Mini Indonesia Indonesia

Taman Kuliner Nusantara di Taman Mini Indonesia Indah tidak hanya menawarkan pengalaman melihat keberagaman budaya Indonesia melalui anjungan daerah, tapi juga menyajikan berbagai jenis makanan lezat yang menggugah selera.